Jumat, 30 September 2016

WORKSHOP KELAS DIGITAL

Tim Fujitsu bersama Global  Peace Foundation Asia Tenggara mengadakan workshop kelas digital sebagai tindak lanjut dari MOU Pilot Project Digital  Class di Indonesia.SMAN 74 Jakarta sebagai sekolah pilot projectnya. Pada workshop  kali ini sebagai nara sumabernya  dalan Pak Rendy dari Fujitsu didamping Simamora San sebagai pengamat dari Fujitsu ASIA. Sedangkan dari GPF diwakili oleh Mr.Teddy dan Ibu Vidya. 


Peserta workshop adalah para guru yang dipilih berdasarkan kemampuan  dasar komputernya sebanyak 14 orang. Pelatihan yang baru pertama kali ini mengesankan buat peserta karena media ini sebagai alternatif pembelajaran yang menyenangkan,efisien dan efektif jika dikelola dengan baik.

Proses pelatihannya guru didaftarkan akunnya kemudian membuka kelas yang sudah disetting sesuai jumlah kelas di SMAN 74 Jakarta. Setelah itu guru menginput bahan ajar dan setiapg uru diberikan waktu untuk mencoba memulai mengajar meski sekilas. Pertama memang agak ribet karena belum terbiasa. Oh ya, fujitsu meminjamkan laptop produksinya sebanyak 20 buah untuk kelas digital ini hingga bulan maret 2017.





WORKSHOP ROBOTIK

Kelompok ekstrakurikuler KIR mendapat kesempatan  mengikuti workshop robotik yang dilaksanakan oleh Sampoerna Academi di Mall Gandaria City, Rabu, 28 September 2016. Sebanyak 16 orang anggota KIR berkesempatan mencoba merancang atau merakit robot berbentuk kepiting atau dikenal dengan Grab Robot. Pelatihan dibimbing oleh tim robotik Indonesi dengan pelatihnya seorang Doctor bernama  Zahrani. Workshop yang menyenangkan dan jarang sekali dilaksnakan. Karenanya patut bersyukur KIR SMAN 74 mendapat undangan tersebut.

Berikut beberapa aktifitas workshop yang terekam  dalam bingkai foto.






Rabu, 28 September 2016

KUNJUNGAN DOKTER SEKOLAH

Senin 26 September 2016, dokter puskesmas kembali mengunjungi sekolah untuk memenuhi tugas sebagai dokter sekolah. Kali ini siswa-siswa yang diperiksa kesehatannya adalah kelas 10 baik IPA maupun IPS. Dokter ditemani satu perawat dan dibantu oleh Bu yeyet sebagai pembina UKS serta seorang mahasiswa magang dari Thailand.

Pemeriksaan kesehatan standar seperti THT, tensi darah, tinggi dan berat badan. Selain itu, keerja sama ini akan terus digalakkan dengan dokter-dokter lainnya yang lebih spesialis untuk penanganan kesehatan para siswa. Meskipun demikian, program ini gratis bagi seluruh siswa dan guru serta karyawan.





18 PEJUANG SNMPTN 2017