Sabtu, 05 September 2015

Hujan Air Mata di Jumat Pagi

Hujan Air Mata di Jumat Pagi,
Sekolah menjadi sendu hari ini sebab melepas sembilan laskar pelangi yang akan pergi tak kembali. Pak Sri yang sudah 29 tahun menghiasi 74 daalam hidupnya terpaksa berpisah untuk melanjutkan tugasnya di sekolah lain, SMA Negeri 32 Jakarta, Bu Sari Krisantini, BK yang kreatif harus menginggalkan sekolah tercinta berlabuh di SMAN 29,  Bu Mulyasri guru BK yang sangat dekat dengan anak-anak, berlbuh di SMAN 47, Bu Nurbaiti yang sudah 17 tahun mengabdi kini pindah ke SMA 29 Jakarta, Mam Uung yang nyanyian selalu menghibur berpindah mengajar di SMA 86 bersama Bu Anneke Makapele guru bilogi yang cantik, dan Bu Erry, guru geografi, mantan anak pencinta alam sejati, kini bertugas di SMAN 87 bersama dengan bu Misriati yang wajahnya secantik Yuni Shara serta bu Tati Rahayu yang ditugaskan di SMA Negeri 108.











































Hujan Air Mata di Jumat Pagi,
Seluruh warga sekolah memang merasa berat melepas kepergian para punggawa ini tapi tetap tidak bisa menolaknya karena sudah kebijakan pemerintah. Kesedihan yang melanda hanyalah sesaat meskipun demikian sangatlah wajar jika ini terjadi. Kebersamaan yang selama ini terjalin tiba-tiba terputus karena kebijakan yang "mendadak".

 Hujan Air Mata di Jumat Pagi,
Air mata memang mengalir dai hampir seluruh warga sekolah. Air mata yang mengalir menjadi pertanda kita memang telah menjadi satu tubuh yang jika terluka satu sakit seluruh badan. Selamat jalan, para laskar pelangi semoga tetap menerangi dunia pendidikan kita.



Rabu, 02 September 2015

Drama Satu Babak : Redistribusi 1#

Rabu pagi ruang guru riuh oleh usulan-usulan agar Surat Keputusan Redistribusi segera diberikan kepada guru yang terdampak kebijakan mutasi besar-besaran di Provinsi DKI Jakarta. 


Atas kesepakatan bersama dan kelegowoan menerima keputusan pemerintah dengan tidak mengganggu proses belajar mengajar di kelas. SK tersebut dibagikan kepada sembilan guru yang terdampak. Suasana menjadi hening saat pembacaaan dan pemberian surat tersebut. Kesedihan atas pemindahtugasan menyelimuti ruang guru. Betapa tidak, keputusan yang pertama kali dikeluarkan oleh pemerintah dan baru pertama kali pula guru-guru mengalaminya untuk DKI Jakarta. Jadi, tidak heran kalau pertemuan pagi itu diakhiri saling bertangisan karena berpisah dengan teman sejawat yang sudah puluhan tahun bekerja sama. 

Inilah guru-guru SMA Negeri 74 Jakarta yang diredistribusi oleh pemerintah antara lain Drs. Sriyono (fisika), Uung Ulfah (bahasa inggris), Tati Rahayu (Kimia), Nurbaiti (sejarah), Anneke Makapele (biologi), R. Erry Rahmayanis (Geografi), Dra. Sari Krisantinidan Dra. Mulyasri (BK) dan Dra. Misriati (matematika).


Sabtu, 29 Agustus 2015

Delegasi 74 Memboyong Piala

tim hebat yang pantang menyerah berhasil membuktikan sebagai kampiun

Tim permainan tradisional SMAN 74 Jakarta berhasil menjuarai dua cabang olehraga permainan tersebut yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta di Velodrom Rawamangun Jakarta Timur.

Untuk tim tarik tambang putra menjadi juara pertama, tim ini terdiri atas : Kurniawan, Anjar, Rahmat, Yoga, Wayan, Ilham, Fandi, Gifari, Wais dan Dimas, Sementara tim dagongan putra berhasil menjadi juara 2 dengan tim terrdiri atas : Abizar, Helmi, Dayan dan Benjamin.

Untuk tim lainnya yang juga tidak kalah hebat. Sebab hanya tim tangguhlah yang mengalahkan tim hebat. Untuk tim balap karung putri terdiri atas : Mariska, Juwita dan Junita, Anindya, Nurul dan Mila.

Selamat untuk semuanya dan teima kasih telah mengharumkan nama almamater kalian. Teruslah berprestasi dan menjadi gemintang !












Kamis, 27 Agustus 2015

BRIEFING KINERJA GURU

Briefing merupakan salah satu cara berkoordinasi dan menjaling komunikasi antara jajaran manajemen sekolah dengan guru. Pada Kamis ini briefing dilakukan salah satunya adalah untuk mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan yang diputuskan pihak manajemen melalui kepala sekolah. Salah satu kebijakan yang disampaikan berkaitan dengan reward yang diberikan sekolah atas kinerja guru.









Selain mengenai reward tersebut juga disampaikan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan lain seperti himbauan kepada warga sekolah tentang Qurban, pertemuan dengan WOTK yang akan membicarakan persiapan Ujian Nasional bagi kelas XII serta kerja sama dengan lembaga bahasa inggris mengenai TOEFL.

Hari ini menjadi spesial karena kedatangan pengawas, Drs. Parjuangan Lubis yang menyampaikan persoalan mutasi para guru di Wilayah I Jakarta Selatan. Kabar kepastian diperkuat dengan berbagai ertimbangan yang diputuskan pemerintah dan SK yang akan diterima guru pada hari Senin 31 Agustus 2015.

Selasa, 25 Agustus 2015

Kebersamaan di hari Selasa

Kebersamaan dapat terjalin dari hal-hal yang sangat sederhana. Hari Selasa sebagai hari mgmp tiga mata pelajaran, yakni ekonomi, BK dan biologi megadakan masak bersama membuat bubur manado. Bu Anneke yang asli manado memberi bimbingan kepada para guru yang ber-mgmp untuk meracik guru bubur manado. Tak ketinggalan bu Kori ikutan mengawasi sambil sesekali berkeliling sekolah, mampir ke dapur yang telah selesai direnovasi.

Lumayan untuk sekedar mengisi peerut sarapan pagi bagi guru-guru yang telah selesai mengajar pada saat jam istirahat pertama. Semoga kebersamaan ini terus terjaga!
 





18 PEJUANG SNMPTN 2017