Senin, 11 April 2016

APA KATA MEREKA : OSJAR 2016

Berikut wawancara via line antara admin dengan beberapa siswa yang mengikuti OSIS BERPIJAR 2016, di SDN 02 Cinagara dan TPA Musholah Al Musyafirin desa Cinagara Kabupaten Bogor Jawa Barat pada tanggal 4 -6 April 2016. Admin tidak menambahi atau mengurangi hasil wawancara tersebut, ditulis apa adanya sesuai yang ditulis oleh mereka sebagai nara sumber.

Natasha Luviena,
Jadiii, selama 3 hari sebelumnya, 2 hari kami diisi dengan ngajar di SDN 02 Desa Cinagara. Awalnya, semuanya bener2 panik&ragu-raguu buat ngajar, krn takut salah dll gitulahya... tapi setelah nyaman&ngeliat anak2nya ramaaahhh banget, kami bawa asik aja cara ngajarnya, kami bikin games2 seru, ngeliat mereka seneng krn bisa refreshing jugaaa. Tapi yang berkesan banget buat saya, secara pribadi, justru mereka yang ngajarin saya sesuatu yang gak semua orang bisa ngalamin.. mereka ngajarin saya, bahwa kita bisa berasal dari mana aja, berkelebihan atau tidak bukan masalahnya, tapi cara kita menyikapinya. sudut pandang kita ke dunia kita masing-masing.
Natasha Luviena, kelas XI IPA 2

gak perlu dari Jakarta untuk bisa ngajarin orang lain. gak perlu ke luar negeri untuk nunjukin bahwa kita sukses.

juga, kami bisa lihat dari mata seorang guru yang tujuannya memang murni. murni. murni. hanya ingin mengajar kami, untuk bisa jadi generasi yang, istilah kasarnya, gak malu-maluin.. yang tau harus ngapain di situasi mendesak.. yang bisa megatasi masalah apapun dengan bersama.. yang bisa belajar mengerti satu sama lain dan seorang guru harus bisa menjadi panutan bagi murid-muridnya.. yang, aslinya, kami belum tentu lebih baik dari anak-anak itu. jadi, proses pengajaran di SDN 02 Desa Cinagara sangaaatt mengesan dan hal ini harus dibudidayakan, harus diteruskan. Supaya kegiatan seperti ini dapat menunjukkan bahwa seluruh anak-anak berhak mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi mereka dan orang lain.



Rajabanisa,
Rajabanisa, kelas X MIA 2
Seru banget pak anak" tpanya pada antusias sama semangat bgtt ramah" pula, dan setiap ketemu saya yg pas ngaji atau ketemu di jalan dia cium tangan, dan ciumtangannya itu bener" di bibir sampe basah tangan saya ahahahah. Walau terkadang saya bingung mereka ngomong apa tapi untungnya kita bisa
komunikasi dengan baik pak ahahaha. Dan yang pas hari terakhir ngajar, pada saat saya ngomong kalo besok udah ga ngajar lagi mereka semua ikut sedih dan saya pun ikut sedih huhuu, dan ada satu anak ngomong ke saya "kakak di sini aja, klo ada kakak ngajinya jadi lebih seruu" terharu mendengarnya saya pakk. Dan biar mereka ga sedih yang pas perpisahan kita bagi"in permen dehhh.
Pengalaman yang sangat menyenangkan dan tidak mau saya melupakan memori ini :')

Jumat, 08 April 2016

MENJADI GURU IDEAL : HYPNOTEACHING FOR TEACHER

Salah satu ciri guru ideal antara lain dapat dekat dengan murid atau siswanya. Karena dapat dekat dengan siswa, guru dapat mengetahui persoalan yang dihadapi siswanya. Mudah pula guru mencarikan solusi atas persoalan yang dihadapi siswa. Yah, itu hanya sebagian kecil dari persoalan yang dihadapi guru dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Jadi, dekat dengan siswa hanya salah satu gambaran saja masih banyak syarat-syarat lain yang harus dipenuhi untuk seseorang dapat dianggap sebagai guru ideal.

Salah satu cara pula untuk mengingatkan kembali tugas seorang guru dalam mendidik siswa-siswanya, dengan kata lain merecharge kemampuan guru melalui pendekatan psikis, metode itu disebut dengan hypnoteaching. Sekolah ini bekerja sama dengan sebuah lembaga yang berkonsentrasi pembinaan motivasi mengadakan hypnoteaching for teacher selama seharian diruang aula. Bukan hanya dari guru SMA Negeri 74, tetapi peserta juga datang dari guru-guru SMP di sekitar kebayoran lama dan wilayah lain yang diundang oleh panitia. 

Hypnoteaching for Teacher ini diharapkan dapat merecharge guru-guru dalam mendidik siswa-siswanya. Selain diharapkan guru mendapatkan ilmu baru yang berkaitan dengan psikologi siswa.





Kamis, 07 April 2016

UNBK 2016 : Hari Ke-4

UNBK hari ke - 4 menguji mapel Biologi untuk IPA dan Sosiologi untuk IPS. Setelah kejadian mati listrik pada hari ketiga di sesi ketiga, ada beberapa kunjungan dari pihak terkait, baik dari kemendikbud, sudin pendidikan wilayah 1 Jakarta Selatan, sudin pendidikan tingkat kecamatan sampai supervisor PT. PLN cabang Kebayoran.

Peristiwa kemarin akhirnya memberikan pelajaran bagi sekolah untuk prepare terutama jika mati listrik lagi. Untuk mengatasinya, sekolah berupaya dengan menyewa genset. Persoalannya darimana sekolah membayarnya sementara pemerintah tidak mengalokasikan dana untuk sewa genset. Ah, itu sih bisa-bisanya kepala sekolah, celetukan seseorang yang tidak mau disebut namanya. Ya, itulah masalah yang sering dihadapi para kepala sekolah, pengeluaran tak terduga yang tidak ada mata anggarannya tetapi mau tidak mau harus dibiayai, sudin sebagai wakil pemerintah tidak mau tahu soal itu. Luar biasa, bukan? Jadilah kepala sekolah yang pusing tujuh keliling memutar otak agar tetap terlaksana kegiatan ini.




Rabu, 06 April 2016

UNBK 2016 HARI KETIGA : Mati Listrik Sesi Ketiga




suasana saat listrik mati di ruang lab komputer

OSJAR 2016 : Snapshot #13 Belajar Jadi Guru













OSJAR 2016 : Belajar Menjadi Guru


Salah satu program OSJAR 2016 adalah mengajar di sebuah sekolah sasaran.

Admin mencoba melihat kegiatan mereka dari dekat dengan berkunjung ke sekolah sasaran, SDN 01 CInagara, Sukabumi Jawa Barat.

Bertemu dengan wakil kepala sekolah dan icip-icip hidangan yang disajikan lantas meneropong kegiatan belajar mengajar di kelas 3 yang sedang belajar matematika dibimbing oleh kak Riananda, Keiza, Yolanda.

Ternyata mereka beerhasil menghidupkan suasana kelas dan murid-murid antusias. Hal ini ditunjukkan saat mereka belajar berhitung dengan mengenal bilangan genap ganjil. Siswa diminta ke depan untuk bermain genap ganjil. Permainan ini dimulai dengan penjumlahan yang menghasilkan bilangan genap atau ganjil. Jika penjumlahan terebut ganjil maka siswa lompat ke kiri sebaliknya jika hasilnya genap siswa lompat ke kanan. Mereka dibentuk dua tim dengan antusias mereka berebut tunjuk tangan untuk dipilih menjadi anggota tim. Pelajaran matematika kali ini riuh karena bila ada tim yang salah mereka teriak salah dan tertawa. Kelas jadi ramai dan mereka terlihat sengan mengikuti proses belajar mengajar hari ini.
Seperti kebanyakan siswa sd jika bel berbunyi mereka berbaris dan menyalami gurunya sebelum masuk kelas.

 



Belajar Bahasa Indonesia dengan bermain peran temanya tentang kesehatan dipandu oleh Kak Raihan, Kak Niken dan kak Joko, seru!


Olahraga dengan dimulai peegangan dan bermain dengan media bola

 





Belajar bahasa Indonesia dengan melatih menulis satu paragraf  dibimbing oleh kak Sekar, kak Natasha dan dua kaka lainnya. Serius berdiskusi menentukan topik tulisan

foto bersama setelah selesai jam belajar olahraga


Senin, 04 April 2016

OSIS BERPIJAR

Dalam liburan  ujian nasional tahun ini, OSIS 74 mengadakan kegiatan yang bertajuk "OSIS BERPIJAR". Kegiatan yang berorientasi sosial ini beragam acara yang akan dilaksnakan, antara lain : belajar mengajar di sebuah sekolah dasar, bakti sosial berupa sembako, mengadakan bebersih alam dan terakhir jelajah alam.

Pelaksanaan kegiatan tersebut berlokasi di desa Cinagara Kabupaten Bogor, tepatnya dibawah kaki gunung pangrango, Jawa Barat. Peserta yang mengikuti OSIS BERPIJAR seluruhnya anggota OSIS didampingi beberapa guru dan lima orang mahasiswa UIN SYAHID yang sedang melakukan praktem mengajar di SMA 74 Jakarta.

Dalam amanahnya, Kepala sekolah, Ibu Markorijasti, berpesan agar siswa-siswa terus berkiprah dalam hal yang positif seperti kegiatan OSIS BERPIJAR. Dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif diharapkan mereka dapat menggali pengalaman dan menempa mental untuk menghadapi masa depan yang lebih keras dan sengit persaingannya. Selain itu kegiatan ini dapat membawa nama mereka dan nama sekolah pada prestasi yang membanggakan. 




18 PEJUANG SNMPTN 2017